Tidak sedikit orang memesan neraka begitu melangkah
kaki kedalam rumah tangga. Bukankah dengan ijab dan Kabul selain menghalalkan
hubungan pelaminan tanggung jawab yang terpaksa dipikul juga turut banyak ?
bukankah apabila anda gagal melaksanakannya anda membina dosa seterusnya
jembatan neraka? beberapa banyak yang menyesali perkawinan masing masing
padahal dahulunya mereka bermati matian membina janji memupuk cinta kasih malah
ada yang sanggup berkorban apa saja asalkan segala impian menjadi nyata? Jika
tidak sanggup untuk bergelar istri tidak usah berkawin. Dulu jika merasa diri
belum cukup ilmu untuk bergelar ibu ataupun ayah belajarlah dulu. Jika merasah
belum bersedia untuk bersabar dengan pola tingkah anak anak carilah dulu
kesabaran itu jangan berkawin dulu sebab kenyataan banyak yang tidak bersedia
untuk melangkah tetapi telah melompat, akhirnya jatuh terjerumus dan tidak
jumpa akar berpaut tatkala coba mendaki
naik. Menikah itu ibadah siapakah diri betulkan niat tempuhilah cara yang benar
selanjutnya bertaqwalah……